Kamis, 13 Maret 2014

BASEMENT B-07


diusahakan tidak mengCOPY-PASTE cerita ini sebelum izin --> 285130DE

          "Ri,, kamu tau tentang basement gedung itu?" tanya rona padaku. "ya tahu lah! ayahku kan kerja disana" ucapku ."tapi rihana, memang ayahmu masih betah kerja disana?" tanya rona lagi. "memang sih ayahku selalu mengeluh, ayahku pernah mendengar suara2 aneh di basement itu,tapi bagaimana lagi hanya itulah pekerjaan yang gaji nya sangat besar didunia" jawabku. "memang ayahmu kerja apa" tanya rona lagi. "ayahku pembuat mobil ternama didunia"jawabku. "baiklah! makasih telah menjawab semua pertanyaan2ku sampai jumpa" teriak rona
           "udah jam 12 malam kok ayah belum pulang bu?"tanyaku."mungkin ada rapat atau sebagainya, sebaiknya kamu tidur saya sayang"jawab ibu "baik bu"ucapku. aku segara tidur dan memasukan tubuhku ke selimut pink ku yang tebal.
             "ayah...ayah jangan tinggalkan aku ayah!!" "rihanna..rihanna kenapa sayang..?"tanya ibu "Hanya mimpi ,mana ayah bu?"tanyaku. "ayah belum pulang sayang"ucap ibu sedih. "bu aku takut karena basement itu" tangisku. "ibu sudah menelphonenya?" tanyaku. "hanya ada suara nafas yang didapat setelah ibu menelphonenya" ucap ibu sambil menghapus air matanya. DEG..DEG..DEG.. "aku segera kembali bu aku harus ke basement itu" kataku. "tidak bisa sayang! ibu tidak mau kehilangan anak sendiri" kata ibu. "tak usah khawatir!"kataku. aku menggoes sepedaku sambil melirik ke jam tanganku "baru jam 12 malam?!!!! aneh sekali.. padahal tadi aku merasa tidur selama 6 jam lebih"
               "Ronaaa..Ronaaa"teriakku. rona keluar dengan memakai piyama polkadot. "Hoam... ada apa baru jam 12 malam begini"kata rona. "ayahku tak kunjung pulang kerumah rona! kita harus mengecek nya" kataku. "mungkin ayahmu ada rapat" kata rona. "saat ibuku menelphonenya hanya ada suara nafas yang didapat dan saat tadi aku membicarakan ayah pada jam 12 malam dan aku tidur saat aku terbangun jam masih menunjukan ke arah jam 12 padahal tadi aku tidur lamaaaaaa sekalii hampir 6 jam lebih" ucapku. "aku tak percaya itu!" kata rona. "aku bersumpah rona,aku takut sekali"kataku. "yayaya terpaksa aku ikut"kata rona. "rona tak ada waktu lagi pakailah piyama mu" kataku."apa kau gila? piyama ini transparant tau"kata rona. "pakailah jaketku" aku segera melemparkan jaketku ke muka rona. "baiklah!" rona menduduki bagian belakang sepeda aku.
                  Sesampainya di gedung car cca98 "pagarnya ditutup?" kataku tak percaya "masuk lewat belakang rihana cepat" kata rona. aku menggoes sepeda ku ke belakang gedung dan segera ke basement. sesampainya ke basement
http://www.spacefilmlocations.com.au/images/gallery/carparking/bell_city_carpark_ramp.jpg
"ayahh..ayahhh"teriakku. "jangan teriak rihanna, pancing saja amarah hantu-hantu disini" kata rona. tiba-tiba di depan ada makhluk aneh yang sangat tinggi sekali kira-kira 5 meter. "ro..rona ki kira ki ra ki ki ta ma ma u nga nga ppa innnn nih" kataku. "a aku juga tak tahu" kata rona ketakutan. makhluk aneh itu mendekatkan mukanya dekat sekali denganku. hiih mukanya sangat berantakan darahnya bercucuran kemana-mana matanya sobek,lidahnya pun tak punya,mulutnya normal,kepalanya bolong. "RONAAAAAAAAA!!!!!!!!" aku berteriak. ternyata rona dibekap oleh 2 pocong merah. aku lari dari hadapan makhluk aneh itu dan segera menuju tempat persembunyian. "HIHIHIHIHIHIHIHI"  aku tau itu pasti suara kuntil anak tapi su...su.. aranya kecil sekali be be rarti. jreng muka kunti ada di belakang bagasi mobil yang tak ku kenal. saat kuteliti plat nomernya B 223 KA "itu kan mobil yang pernah kecelakaan di jalan tol km 9? dan yang mengemudikannya satu orang cewek mahasiswi" kataku. dari sebrang sana ada sebuah kursi, kursi itu darahnya sangat banyak. tak disangka mobil B 223 KA itu sudah menghilang ntah kemana. Aku melihat ke arah jam tanganku. "pukul jam 12 malam yeah HEBAT!!!" gumamku. aku berjalan santai pura2 tak tahu apa yang sedang terjadi dan menuju kearah yang tidak ada tujuannya. aku bersenandung hebat! keras sekali. aku tak tahu kenapa aku begini. aku ketawa sekencang2nya hampir sama dengan suara kuntilanak, aku sadar ternyata aku sedang di kendalikan oleh setan. mataku terbuka lebar,mulutku keluar cairan darah yang tak ada henti. jantungku berdebar sangat kencang, jari2 ku sudah bisa aku putuskan. kepalaku tak bisa aku gerakan, aku sangat pasrah. pertama kali aku menyerah semua itu sudah takdir harus dinikmati, tiba-tiba dari sebrang sana ada mobil hitam menabrakku tapi hebatnya aku masih hidup walaupun terbelah2. dari sebrang sana pula ada suara yang tak bisa aku dengar suaranya mirip seperti ayah dan rona. ayah mengendalikanku dan mencoba membacakan doa2 tapi kubekap mulutnya, padahal  ayah mencoba menolongku, aku patahkan jari tangannya, ayah meneteskan air matanya ke hatiku, rona memelukku
                    tiba-tiba "rihana bangun sayang" aku mencoba melirik ayah,ibu,kakek,nenek,dan rona tubuhku dipasang banyak perban kaki aku pun di amputasi. "bu aku sedang ada dimana" tanyaku. "di RS sayang"katanya. "apa yang terjadi?" tanyaku.
sejak kejadia itu aku  sering mengalami kemasukan setan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar