Rabu, 12 Maret 2014

HAUNTED HOUSE

diusahakan tidak mengCOPY-PASTE cerita ini sebelum izin --> 285130DE

 

              BRUM....BRUM.. "hoemmm... udah sampai ma?" tanyaku. "sudah sayang .. welcome to new house" kata mama. Aku memandangi seluruh rumah dari ujung keujung. "Apa ini rumah baru kita? kok halaman belakangnya ditumbuhi banyak ilalang dan sedikit kumuh"tanyaku.
http://www.wmcarey.edu/carey/leicester/kibworth/the%20old%20house%204.jpg
"taman belakang memang kaya begitu, kata pemilik rumah yang dulu ilalang ini tidak boleh di potong... sudah tradisi di kota ini" ucap mama. "memangnya kenapa? kan jadi tidak nyaman kalo misalkan banyak ilalang kaya begini" ucap ku. mama hanya menggelengkan kepala dan mengatur nafasnya. "mama kenapa?" ucapku. "mama hanya sesak" ucapnya. "istirahat lah ma" kataku. aku membaringkan tubuh mama yang sedikit lemas. "terimakasih nak" ucapnya. "ma aku mau mengelilingi rumah ini ya" ucapku. mama hanya tersenyum pucat.
              Brush ... BUSHH angin kencang melanda tubuhku. "apa itu ya?" ucapku bertanya-tanya. aku melihat sebuah lorong yang sangat gelap. nglorong itu diberi tanda merah seperti huruf v tapi terbalik. aku mencoba masuk ke arah lorong. bushhh lagi-lagi ada angin yang entah dari mana asalnya. dilorong itu sangat pengap tidak ada oksigen. aku mencoba untuk keluar dari lorong itu tetapi. ahhh sebuah tangan menarik kerah bajuku. "siapa disana"ucapku. tak ada jawaban dari siapapun. aku pun  tidak menghiraukannya . aku membalikan tubuhku. untuk tidak lagi berada di lorong yang gelap itu.
              "mama.. mau aku bantu membereskan rumah?" ucapku. "tidak usah.." ucap mama. "bereskan saja kamarmu"ucapnya. "kamarku disebelah mana ma?" ucapku. "letaknya di lorong v terbalik" ucapnya. "aa..aaa..pp..aa" kataku terbata2. "dilorong itu kan banyak kamarnya, jadi bibi dan paman kamarnya di sebelah kamar tidurmu."ucap mama. "baik" ucapku pasrah. aku mengambil seluruh barang-barangku di bagasi mobil dari yang terkecil sampai yang terbesar. brukk.. "capek banget dah" kataku. "ma! minta es jeruk dong" ucapku yang sedang ada dikamar. mama tidak menjawab. "baik deh gue sendiri aja yang buat" gumamku. aku melihat kepojok jendela seperti ada yang mengintip tapi siapa ya? mungkin perasaan aku saja kali. aku keluar dari kamarku tiba-tiba brak.. pintu kamar menutup sangat keras aku jadi bengong sendiri padahal tidak ada siapa2 yang menutupnya. aku berjalan menuju dapur tapi eh..eh dikamar mandi kok ada suara keran ngalir ya? aku melihat kearah kamar mandi "ahhh mungkin mama tadi menyalakan kerannya" pikirku. bulu kudukku mulai berdiri hawa terasa berbeda dingin... sangat dingin.. tiba2 dibelakang ada yang menepuk bahuku aku menoleh sedikit. ARRGHHHHH "paman? mengagetkan aku saja!" kataku. paman hanya diam membisu entah kenapa, padahal biasanya paman lah yang paling heboh. aku diam memikirkan semuanya dari lorong,menarik kerah,air keran,dan paman membisu ada apa ini?.
                     DI RUANG MAKAN... suasana sangat sepi tidak ada yang mau bicara hanya ada suara garpu,piring,dan sendok. semuanya membisu, akhirnya aku memberanikan diri untuk mengobrol duluan. "Kok sepi?" tanyaku. semua memandangku tajam. mata mama berlinang air mata, aku pergi kekamarku karna aku sangat sedih apabila mama menangis. ada apa ya ucapku dalam hati. "inaka..inaka" seseorang membisik telingaku, aku menoleh kesudut ruangan. gadis mungil berdiri disana memandangku. "Kau siapa?" tanyaku. "inaka"jawabnya. "darimana kau mengapa ada disini" ucapku. gadis itu mendekatiku dan memperlihatkan tangannya. aku sontak kaget dengan gadis itu tangannya berlumuran darah tangan kanannya sobek. aku segera memelototinya. "siapa yang melakukan ini inaka?" tanyaku. "ayah"jawabnya. "ayahmu?" tanyaku lagi. dia menggelengkan kepala. "ayahmu yang melakukannya" ucap inaka. anak itu seperti membiusku aku membisu wajahku pucat didalam hatiku mempunyai ribuan pertanyaan. aku mau mencoba bertanya tetapi saat aku menoleh "Mana gadis itu" ucapku.bulu kuduk ku berdiri.
                     HARI SUDAH MALAM aku memandangi laptopku aku mencari berita jepang terkini yaitu JNEWS  itu sumber berita yang sangat lengkap aku melihat mencari2 nama inaka. "ini dia" kataku. aku memutarkan vidionya. dan mendengar nya jelas dan baik

para pembaca berita...
telah ditemukan anak berusia 12 tahun yang tertembak mati oleh sioniagiao 
yaitu pemburu gajah dijepang
anak berusia 12 tahun ini ditemukan tewas menggenaskan didaerah pulau Yamo
anak itu bernama iciga inaka towigato
bersekolah di japanes school
terlihat tangannya yang tertembak 5 peluru
dan badannya 16 peluru
                                                   terimakasih
                                                        salam
                                                              ima pembawa berita
"pulau yamo kan didepan rumahku? berarti tadi aku berbicara dengan siapa?" gumamku. shuttt aku ditarik oleh makhluk aneh bermuka rata. ckrek aku menjalakan korek api bushh korek api padam. "sisa satu oh tolong aku tuhan" aku menyalakan lagi. saat korek api menyala tiba2 aku melihat inaka duduk di depanku. dia memakai kursi goyang yang amat rapuh. aku melihat reaksi inaka. tiba2 jreng ruangan itu sontak mati. ruangan itu amat padam tiba2. "kak mau main denganku, aku sangat kesepian disini.. ayahku mati dibacok oleh perampok, ibuku di bakar hidup2, kedua adikku keracunan makanan. apalagi aku matiku secara menggenaskan oleh ayahmu!" bisiknya. deg..deg..deg aku berjalan mencari jalan keluar tiba-tiba aku memegang kaki seseorang kakinya sangat kasar sepertinya luka api. ruangan itu tiba2 menyala tapi redup. kaki itu aku tau iitu punya inaka aku pergi mencari tangga. itu dia aku berlari ketika satu anak tangga lagi aku tergusur oleh seseorang aku tau pasti inaka. saat aku menoleh bukan inaka melainkan ahhh tidak ada yang menggusurku. kepalaku terbentur piano tua yang tersimpan disitu. "tolong inaka jgn bunuh aku" kataku. aku berlari ke pintu. selamat! aku berlari kekamar tapi. semua kamarku berlumuran darahhh ahhhhhhhhhhhhhh itu mamaku. perutnya di bacok. aku lihat bayangan seseorang itu mama.  "baru 1 hari pindah udah dihantui" kataku. aku mengelilingi rumah tapi tututunggu ada bingkai foto bertulisan

yang menempati rumah ini, akan mati lihat halman belakang
aku berlari menuju halaman belakang, arghh ribuan mayat tergeletak disana, linu sekali rasanya. mereka meninggal secara menggenaskan. aku memanggil polisi tapi tak ada signal. aku melihat tumpukan paman,bibi,ibu,adikku,dan ayahku sudah menjadi kerangka
jajadi aku diruangan itu sudah berapa tahun lamanya?
dan mengapa jasad mama yang tadi hanya ada bacokan berpindah menjadi kerangka?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar